Para Pencari Ilmu & Hikmah

Ikon

Pencarian Tanpa Henti di Ujung Nafas yang Dititipkan

[Pelangi Ramadhan] Berbekal

Hai orang-orang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuat-nya untuk hari esok (akhirat); dan ber-takwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al-Hasr,59:18)


Sudah ramadhan demi ramadhan kita lewati. Ada yang belasan, sebagian bahkan telah puluhan. Haus dan lapar kita tahan, tarawih demi tarawih kita jaga, al-Quran sedapat mungkin kita baca, dan segala ritual lainnya pernah kita lakukan di ramadhan-ramadhan yang lalu. Namun jika kita mau jujur terbuka pada diri, “Benarkah ramadhan demi ramadhan yang telah dilewati sudah menjadikan kita makhluk taqwa?”. Makhluk paripurna yang tak main-main menjalankan segala perintah Tuhannya, dan yang tak ragu-ragu menjauhi semua larangan Tuhannya. Terlalu berat bagi kita untuk menjawab pertanyaan tersebut, jika kita tidak memilih berkata “Saya menyesal tidak maksimal memanfaatkan ramadhan kemarin”. Iya, hanya penyesalan demi penyesalanlah yang akhirnya kita rasa. Namun penyesalan itu seakan tak pernah membuat kita jera. Tak bergeming, dan tak lantas memperbaiki kualitas amal di ramadhan yang akan datang. Hingga ramadhan yang dilalui pun akhirnya berlalu, dan kita kembali merasakan kehilangan dan penyesalan yang sama.

A_ant_can_do_great_job.29600322_std

Melewati sebuah momentum besar tanpa sebuah persiapan sama seperti berlibur tak tentu arah, atau berperang tak bawa senjata. Dimanakah kita dibandingkan semut yang mempersiapkan makanan untuk pergantian musim? Dimanakah kita dibandingkan burung yang membuat sarang ketika hendak bertelur? (Insan Sains)

bersambung…

Jakarta, 9 Juni 2009, 17:18 WIB

Iklan

Filed under: Renungan, , , ,

4 Responses

  1. wi3nd berkata:

    ** ditemani secan9kir teh maniez han9aT..

    waachh..lumaYan neeh ada biskuit,whooottt..ada semutna??
    nda papalah teutep manies..:P heheh

    **srius komen:
    jadi merenun9,iya yaa..apa ramadhan2 yan9 telah aku lalui ituh sudah baik??
    umm..jadi berfikir uLan9,bebenah diri la9i,ya rabb…bimbin9 aKu kembaLi menuju cinta_MU

    pa kabar san???

  2. syelviapoe3 berkata:

    Subhanallah..*kagum ngelihatin semut yang berhasil ngangkat 3 biskuit :D*

    Mari bersiap untuk Ramadhan tahun ini..
    Kali ini ramadhan jatuh di bulan Agustus-September, ya ?

  3. Insan berkata:

    @Win3d(ce) :
    Diantara semua yg mampir ke sini, cuman Wi3nd yang selalu bawain teh manis… ^_^

    Insan seneng banget. Maaf ya, biskuitnya ada semutnya. Tapi gpp kok, semutnya baik, namanya “cimut”, si kecil imut… 😀

    *serius juga*
    yuk… ramadhan esok harus lebih baik… Eh.. gabung di Pelangi Ramadhan dunks… Nanti Insan yang suguhin buat buka puasanya… 🙂

    @Putri :
    insyaAllah Put…

    Heu.. heu.. heu.. semutnya udah ikutan body building sama Ade Rai… 😀

  4. yahya ayyaz berkata:

    masa allah puisi nya bagus sekali………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: