Para Pencari Ilmu & Hikmah

Ikon

Pencarian Tanpa Henti di Ujung Nafas yang Dititipkan

Langit Rasa

Dalam ruang sejarah
Ku berikan permataku
Agar kau menjaga kemilaunya
Ku lepaskan dari genggaman
Agar kau poles keindahannya
Aku ikhlaskan untukmu
Karena kau, aku, mengikat janji

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Filed under: Puisi, , , , , ,

Aku Tak (lagi) Merindukanmu…

Ku saksikan orang-orang yang merindu
Melangit harap menghampar waktu
Memapah jiwa hingga rela menunggu
Berkabut rindu akankah takdir menemu
Yang pasti bukanlah angan-angan semu

Rasa rindu memang dahsyat
Mampu menggulung waktu demi yang dirindu
Memecah ruang menghempas tempat
Hanya untuk menunggu….
dan mengejar yang dirindu

Penantian penuh harap
Pertemuan penuh isak
Perasaan penuh haru
Itulah yang dibangun kerinduan

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Puisi, , ,

Cintanya Manusia-manusia Langit

Bermula dari Sang Pemilik Cinta
Membuka panggung bernama takdir
Memaksa waktu mengulum kagum
Menyingkap jiwa memendam suka
Menyipu degup meniup desir
Hingga karenaNya cinta pun terlahir

Bukan dari tatapan mata cinta ini tercipta
Bukan karena rayuan syahwat cinta ini sarat
Pesona jiwalah satu alasan
Kaki jenjangnya menapak bumi
Namun jiwanya mengembara jauh ke langit cinta
Menatap hidup dengan satu cita
Mengharap cinta Sang Pemilik Cinta

Cinta telah memberiku cahaya
Memunculkan segala kebaikan jiwa yang terpendam
Cinta telah memberiku keyakinan
Sayap ini tak akan pernah patah
Saat satu mengepak, pasti ada sayap lain yang menyempurnakan
Setidaknya, itulah sayap Sang Pemilik Cinta

Inilah cintanya cinta
Inilah rindunya rindu
Merindukan cinta yang mengundang
Cinta dari Sang Pemilik Cinta

Duhai perempuan di ujung sana…
Akan datang ujian demi ujian
Tapi yakinlah, kita akan melewatinya bersama
di taman hati yang rindang dengan pohon cinta
di tempat yang kita namakan
Surga sebelum surga yang sebenarnya

Duhai perempuan di ujung sana…
Nantikan kuletakkan tangan kananku diatas ubun-ubunmu
Ku tiup kuncupmu perlahan
Dengan lembut kan kulantunkan
Ya Allah, aku mohon pada-Mu kebaikan perempuan ini
dan semua kebaikan yang tercipta bersama penciptaannya

Dan nafas cinta, membuka kuncupmu
Mekar menjadi bunga di taman surga
Menggandengmu mesra menjadi bintang di langit sejarah

Dan cinta jiwa akan mengantarkan kita pada suatu akhir
Dimana cinta kita tak akan pernah berakhir

(Insan Sains)

Bandung, 15 Februari 2009, 22:11 WIB

* Terinspirasi dari tulisan Buya Hamka serta teman yang curhat tentang kisah cintanya di malam 1 Muharram yang lalu di mesjid Daarut Tauhiid Bandung. Barakallah akhi… barakallah…

Filed under: Puisi, , , , , , , , ,

Laman

Arsip

Klik tertinggi

  • Tidak ada

Insan’s Projects

Insan Sains Projects

RSS Insan Sains Projects

Insan at Forum Sains

Insan Sains @ ForSa

RSS Forum Sains